Investasi emas digital yang semakin marak, ketahui hal ini sebelum membeli!

“Gold and silver are money. Everything else is credit”

J. P Morgan

Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang tidak akan terpengaruh oleh adanya inflasi. Nah, pasti Sobat sudah pasti tahu kan akan hal ini. Nilai emas yang cenderung stabil dan naik dari tahun ke tahun membuat emas menjadi instrumen yang banyak diminati oleh para investor.

Di awal tahun harga emas terpantau masih berada di kisaran harga Rp700 ribuan per gram, namun sejak adanya wabah covid-19 per bulan Maret yang lalu harga emas seketika melambung hingga mencapai angka Rp900 ribuan per gram. Hal ini dipicu dari adanya kekhawatiran para investor akan kondisi yang terjadi sehingga memilih untuk berinvestasi pada emas dibanding instrumen lainnya karena dianggap emas lebih aman. Dampaknya yakni harga emas menjadi naik karena banyaknya permintaan pasar dan hal ini membuktikan kekuatan emas yakni dimana banyak kelas aset menunjukkan performa buruk, namun emas terus survive di tengah kondisi buruk.

Tahukah kamu bahwa saat ini kamu bisa berinvestasi emas online atau emas digital? Emas digital ini dapat dengan mudah kamu temui di beberapa platform online atau marketplace seperti tokopedia. Emas digital ini dapat kamu beli mulai dari 0,01 gram atau setara dengan Rp8.000,- saja. Sama seperti ketika kamu memutuskan untuk membeli emas fisik, kamu harus mengetahui beberapa hal sebelum memutuskan untuk membeli emas digital.

#1 Timing

Jika kamu berniat untuk membeli emas, jangan terburu-buru. Kamu bisa melihat pergerakan harga emas dari hari atau bulan sebelumnya lalu lakukan perbandingan dengan harga emas dihari kamu akan melakukan pembelian. Kemudian perhatikan pula tanggal-tanggal dimana akan terjadi peristiwa penting dimana harga emas akan terpengaruh dari adanya peristiwa tersebut.

#2 Hukum Membeli Emas Online

Menurut Fatwa MUI, hukum membeli emas digital dalam islam itu diperbolehkan atau Mu’bah. Namun, ada syarat dan ketentuan cara investasi emas yang halal yakni harga jual tidak boleh bertambah selama masa perjanjian, emas tidak boleh dijadikan jaminan, tidak boleh dijadikan objek akad lain yang bisa sebabkan perpindahan kepemilikan, dan jual-beli emas dibolehkan selama emas belum jadi alat sukar resmi.

Lalu bagaimana jika ingin membeli emas secara kredit? MUI melalui Dewan Syariah Nasional keluarkan fatwa No. 77/DSN-MUI/2010 tentang Jual Beli Emas secara Tidak Tunai. Fatwa tersebut menyatakan “Jual beli emas secara tidak tunai, baik melalui jual beli biasa atau jual beli murabanah, hukumnya boleh (mubah, ja’iz) selama emas tidak menjadi alat tukar yang resmi (uang).”

Nah, berdasarkan hal tersebut kamu jadi lebih tenang bukan untuk berinvestasi emas digital dan melakukan pembelian melalui platform online karena hukum menabung emas versi syariah sesuai fatwa MUI menyatakan pembelian emas kredit lewat platform online termasuk dibolehkan.

Semoga hal ini cukup membantu buat Sobat yang ingin berinvestasi emas digital ya 🙂

Sumber: Pluang.com




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Live Chat whatsapp